Bahasa situs: IndonesiaBuletin
Mulai belajar
Kamus

AIDAAttention, Interest, Desire, Action

Pilar Branding & CopywritingDiperbarui
Definisi

AIDA adalah model pemasaran empat tahap (Attention, Interest, Desire, Action) yang menggambarkan perjalanan calon pembeli dari pertama kali memperhatikan pesan sampai mengambil tindakan.

Menurut artikel model AIDA di blog HubSpot, formula ini dikembangkan oleh Elias St. Elmo Lewis pada 1898, ketika iklan masih identik dengan koran. Empat hurufnya berarti:

  1. Attention (perhatian): merebut fokus audiens.
  2. Interest (minat): menjaga mereka tetap tertarik.
  3. Desire (keinginan): membuat mereka menginginkan yang kamu tawarkan.
  4. Action (tindakan): mengarahkan mereka ke langkah berikutnya.

Artikel yang sama menyebut AIDA bekerja mirip funnel: makin ke tahap berikutnya, makin sedikit orang yang tersisa. Bedanya, AIDA lebih linear dan berfokus pada perubahan psikologis calon pembeli, bukan sekadar titik kontak dalam customer journey.

Dalam praktik, AIDA bisa kamu pakai sebagai kerangka copywriting: untuk caption, naskah video pendek, iklan, atau halaman penjualan. Untuk tahap Action, artikel HubSpot yang sama menekankan call to action yang menonjol, jelas, dan tidak rumit.

HubSpot juga mengingatkan keterbatasannya. Tidak semua keputusan pembelian mengikuti jalur yang rapi dan linear. Pembeli masa kini sering melompati tahap atau masuk di titik yang berbeda. Jadi pakai AIDA sebagai alat bantu menyusun pesan, bukan sebagai peta pasti perilaku pembeli.

Contoh di bisnis Indonesia

Contoh ilustrasi: caption Instagram untuk usaha laundry kiloan di Depok yang disusun dengan AIDA.

  • Attention: "Cucian numpuk, besok sudah Senin lagi?"
  • Interest: "Antar sebelum jam 10 pagi, cucianmu bisa diambil sore harinya, sudah wangi dan terlipat."
  • Desire: "Akhir pekanmu bisa dipakai istirahat, bukan menyetrika."
  • Action: "Mampir ke outlet kami di dekat stasiun, atau pesan jemput lewat tombol di profil."

Jam layanan dan lokasi di contoh ini rekaan untuk ilustrasi.

Istilah terkait

Copywriting

Copywriting adalah kata-kata, tertulis maupun lisan, yang dipakai pemasar untuk mendorong orang melakukan suatu tindakan setelah membaca atau mendengarnya.

Branding & Copywriting

Funnel Marketing

Funnel marketing adalah peta tahapan yang dilalui calon pembeli, mulai dari pertama kali mengenal brand sampai membeli dan menjadi pelanggan setia.

Strategi & Teori Pemasaran

Call to Action (CTA)

Call to action (CTA) adalah bagian halaman, iklan, atau konten yang mengajak audiens melakukan satu langkah tertentu, misalnya membeli, mendaftar, atau mengirim pesan.

Branding & Copywriting

Customer Journey

Customer journey adalah rangkaian interaksi seorang pelanggan dengan merek atau produk, sejak ia menyadari masalahnya sampai mengambil keputusan membeli.

Strategi & Teori Pemasaran

Brand Awareness

Brand awareness adalah tingkat seberapa kenal target pasarmu dengan merekmu dan seberapa mudah mereka mengenalinya.

Branding & Copywriting

Sumber

  1. The AIDA Model: A Proven Framework for Converting Strangers Into Customers HubSpot, diakses

Ahmad Thariq Syauqi

CEO dan pendiri Creativism

Ahmad Thariq Syauqi adalah CEO dan pendiri Creativism, agensi digital marketing di Sleman, Yogyakarta, yang resmi berbadan hukum sejak 2022. Ia berpengalaman lebih dari 6 tahun menjalankan agensi, dengan fokus pada digital marketing, otomasi bisnis, dan penerapan AI di proses kerja. Di Belajar Marketing, ia bertanggung jawab atas isi redaksi.

Ditinjau oleh Ahmad Thariq Syauqi. Diperbarui .